Banyak Persoalan di RSUD, DPRD Akan Panggil Pengelola Senin Depan

Kamparku.com – Komisi II DPRD Kampar akan memanggil pengelola Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang pada Senin, 18 Mei pekan depan guna mencari jalan keluar atas sejumlah persoalan di RS kebanggan Warga Kampar tersebut.

Ketua Komisi II Tony Hidayat menjelaskan bahwa DPRD juga akan meminta penjelasan terkait penyebab tunggakan obat yang disebut mencapai sekitar Rp. 18 Miliar. Sebelumnya, sebagian beban pembayaran telah dibantu melalui APBD sekitar Rp. 12 Miliar.

“Waktu itu TAPD meminta melalui BLUD, sementara BLUD tidak punya kemampuan,” katanya, Rabu (13/5/2026).

Tony menilai persoalan utang obat di RSUD Bangkinang bukan masalah baru. Menurutnya, tunggakan sudah terjadi dari tahun ke tahun akibat pendapatan rumah sakit yang tidak mampu menutupi kebutuhan operasional.

“Ini penyakit lama. Dari tahun ke tahun rumah sakit selalu berutang. Tutup lubang gali lubang terus-menerus, akhirnya pihak penyedia obat tidak mau lagi,” ucapnya.

Selain persoalan tunggakan obat, Tony juga menyinggung adanya beban keuangan lain yang membebani rumah sakit, seperti piutang sekitar Rp. 6,1 Miliar Rupiah yang belum masuk sebagai pendapatan BLUD RSUD serta kerugian negara sekitar Rp6,9 miliar terkait kasus lama.

Tony meminta persoalan tersebut segera disampaikan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan kepala daerah agar dicarikan solusi secepat mungkin.

“Jangan sampai menunggu korban dulu baru mencari solusi. Harus dimitigasi dari sekarang,” tegasnya.

Tony meminta persoalan tersebut segera disampaikan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan kepala daerah agar dicarikan solusi secepat mungkin.

Pos terkait